Jumat, Mei 25, 2012
   
Text Size

Variasi Nilai Hambatan Pada Resistor

Resistor merupakan salah satu komponen yang berfungsi sebagai pembagi / penahan arus di dalam suatu rangkaian elektronika, termasuk juga di dalamnya adalah service TV. Pada kenyataannya pada kebanyakan rangkaian elektronika, komponen resistor ini selalu merupakan komponen yang paling banyak jumlahnya.

Mungkin bagi anda yang sudah biasa memperbaiki Televisi bisa mengira ngira bukan jumlahnya ada berapa. Pada TV ukuran 21″ saja bisa terdapat 100 – 200 komponen resistor.

Baik itu komponen resistor karbon biasa, metal film ataupun komponen SMD yang bentuknya sangat kecil ( biasa digunakan pada PC motherboard ).

Sekarang apakah anda pernah menemukan Resistor yang mempunyai nilai 450 Ohm atau 750 Ohm misalnya. Saya yakin jika anda mencari nilai kedua resistor tersebut di pasaran maka anda tidak akan pernah menemukannya. Itu karena Angka angka pada resistor sudah memiliki angka standar.

Secara teori, sebuah resistor dapat memiliki nilai apapun dari serendah mungkin (seperti batang perak padat / mendekati 0 Ohm ) ke hambatan yang tertinggi (seperti udara terbuka).

Dalam prakteknya,kita tidak bisa menemukan menemukan resistor dengan nilai kurang dari sekitar 0,1 Ohm, atau lebih dari sekitar 100 Mega Ohm.

Angka angka Resistor dibuat dalam nilai-nilai standar / baku yang mungkin pada awalnya tampak agak aneh bagi Anda. Angka standar tersebut yaitu 1.0, 1.2, 1.5, 1.8, 2.2, 2.7, 3.3, 3.9, 4.7, 5.6, 6.8, dan 8.2, 9.1

Sehingga bila anda menginginkan nilai resistor 450 Ohm maka anda harus membeli resistor dengan angka yang bisa menjadi faktor pengali angka tersebut, yaitu 1,5. Maka anda hanya tinggal mencari resistor yang mempunyai resistansi 150 Ohm 3X dan dengan pasangan resistor secara seri anda akan mendapatkan angka 450 Ohm.

Oiya anda juga bisa mendapatkan resistansi pada angka standar diatas dengan pangkat 10.Atau dengan kata lain anda juga bisa mendapat nilai resistor 10 Ohm,100 Ohm, 1000 Ohm dan seterusnya.

Begitu juga dengan angka angka standar yang lain. Nilai tersebut biasanya digunakan pada resistor karbon dan memiliki toleransi resistansi sebesar 5%.

Pada dasarnya semua harga resistansi yang anda butuhkan pada suatu rangkaian bisa didapat dari kombinasi angka standar. Tentu saja dibarengi dengan pemasangan yang bervariasi bisa dalam bentuk pasangan resistor seri ataupun paralel.

Selain angka standar diatas sebenarnya ada juga angka lainnya. Apakah anda pernah membuka / memperbaiki AVOmeter milik anda, jika anda memperhatikan resistor yang dipasang di rangkaian AVOmeter tersebut maka nilainya akan terlihat janggal. Ada yang 300 Ohm , 700 Ohm bahkan saya pernah menemukan nilai resistansi 200 Ohm.

Nilai resistansi yang digunakan pada rangkaian seperti itu biasanya adalah resistor jenis Metal Film dan biasanya memiliki toleransi resistansi yang lebih kecil yaitu 1% sehingga lebih presisi. Dan hanya digunakan pada rangkaian tertentu saja. Untuk pada rangkaian televisi sendiri jarang digunakan.
Lalu bagaimana cara kita menghapal nilai resistansi…… ?? Anda tidak perlu menghafal angka-angka ini. Mereka akan menjadi cukup akrab dari waktu ke waktu, saat Anda bekerja dengan listrik dan sirkuit elektronik.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 119 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
1250
1585
1455

+130
This week:
Last week:
Week before last week:
7399
10049
10733

-684

All visits
Since module start 471 938

Artikel Kesehatan