Kamis, Mei 24, 2012
   
Text Size

Menulis Sebagai Hobby

Menulis sebagai hobby
Kalau sudah menjadi hobi, apapun akan dilakukan dengan senang hati. Seorang yang hobinya nge-game, dibela-belain sampai subuh gak tidur demi menyelesaikan misi-nya. Demikian juga dengan seorang yang hobinya menulis.

Setiap ada kejadian, pasti berusaha untuk dituliskan. Buku catatan harian (diary), desktop, blog, bahkan di mobile-devicepun semua berisi tulisan-tulisan pribadinya.
Yang jelas, penulis kategori ini, every-time every-where nulis terus. Dan tentunya, tulisan-tulisan tersebut didasari oleh suatu kejadian yang memicunya untuk menulis. Bukannya mekso!

Menulis untuk terapi
Saya pernah membaca sebuah artikel (lupa kapan dan dimana), menulis dapat digunakan sebagai terapi yang efektif bagi penderita penyakit kanker, khususnya bagi orang yang susah berkomunikasi dan cenderung mengasingkan diri.
Apa yang ditulis adalah salah satu usaha untuk mengobati dirinya sendiri. Misalnya:

“kanker termasuk satu penyakit dari sekian banyak penyakit mematikan lainnya. Apakah hidup saya akan selesai karena penyakit ini? Jodoh, rejeki, hidup, dan mati sudah digariskan oleh Tuhan. Sebagai hamba-Nya saya hanya berusaha menjalankan setiap apa yang diperintahkan, dan…”

“Mungkin besok saya sudah tiada, atau mungkin juga masih diberi kesempatan dalam beberapa hari, bulan, atau mendapat diskon beberapa tahun lagi. Apakah saya harus menyerah menghadapi kondisi sekarang ini? Penyakit yang saya derita, selama tidak menganggu kondisi fisik saya, maka saya menjadi orang normal seperti teman-teman yang lain. So… lets go! nge-blog lagi…”

ups… ini cuman contoh aja loH, saya sehat-sehat aja kok! gak kena kanker, meskipun sudah lama gak nge-blog. Kalau kanker = kantong kering, iya…

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 87 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
329
1585
1455

+130
This week:
Last week:
Week before last week:
6478
10049
10733

-684

All visits
Since module start 471 017

Artikel Kesehatan