Kamis, Mei 24, 2012
   
Text Size

Ukir Telur Paskah

Warga di Moravia, Republik Ceko, masih menjaga tradisi seni telur ukir.
Moravia berbatasan dengan Slovakia dimana tradisi-tradisi tua masih sangat dilestarikan.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, tradisi ini hampir punah.
Seorang seniman berkata, tradisi hilang perlahan-lahan sejak warga dari kota mulai memenuhi desa.

"Ada banyak tambang disini, ada pabrik batu bata juga, jadi  banyak orang datang dari daerah lain dan tinggal di sini, lalu semuanya mulai menurun."

Menghias telur paskah membutuhkan banyak ketrampilan.

"Kami mewarnainya di musim panas. Jika ada waktu, kami akan mengukirnya di musim dingin.”

Warna khas telur paskah Slovacko adalah hitam dan putih, campuran tinta India dan pernis.

"Telur harus putih dan direbus matang. Setelah direbus, anda harus langsung mewarnainya, atau ia tidak akan menempel. Ia akan segera kering. Kami mediamkan warnanya dua hari, barulah siap dikikis.”

"Ketika sudah dicelup, pada hari kedua atau hari ketiga, jika ada waktu, saya mengambil catatan dan mencoba menggambar sesuatu. Saya membuat lingkaran pusat mawar.”

"Ini biasa digunakan untuk menyulam kostum. Ini mawar liar, yang itu semacam hati.” Inspirasi juga bisa dari barang biasa.

"Di mana-mana saya melihat sesuatu, entah itu tirai atau taplak meja. Ketika saya  berjalan di sekitar desa atau di gereja, ada bunga-bunga.”

Membuat satu telur butuh dua jam, cukup singkat mengingat kecermatan desain di setiap telur.
Inilah tradisi lama yang ada di tangan para seniman, dan mereka berharap untuk meneruskan ke generasi berikutnya.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 142 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
213
1585
1455

+130
This week:
Last week:
Week before last week:
6362
10049
10733

-684

All visits
Since module start 470 901

Artikel Kesehatan