Kamis, Mei 24, 2012
   
Text Size

Mengenal Filateli

FILATELI

Prangko yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai tanda pelunasan biaya pengeposan, ternyata berkembang menjadi benda koleksi. Seseorang yang gemar mengumpulkan prangko dan benda-bendapos lainnya disebut Filatelis sedangkan filateli meliputi studi tentang prangko serta pelayanan pos, cap pos, system dan sarana pengiriman.

Filateli berasal dari bahasa Yunani terdiri dari dua kata yakni philos yang artinya teman dan ateleia yang artinya bebas atau suka dari kewajiban membayar, secara harfiah berarti suka atau gemar mengoleksi prangko siapa saja bebas melakukan pengumpulan prangko, baik oleh orang dewasa , para remaja, dan anak-anak tanpa membeda-bedakan bangsa, bahasa, agama, golongan serta kedudukan social seseorang.

Bahkan beberapa tokoh dunia yang terkemuka telah menjadikan pengumpulan prangko sebagai salah satu hobby mereka antara lain Raja George V dari Inggris, Presiden Roosevelet dari Amerika Serikat, Raja Alfonso XIII dari Spanyol, Raja Fuad dari Mesir dan Ratu Marie dari Rumania. Dengan kata lain filateli adalah keinginan untuk meneliti lebih lanjut hal ihwal mengenai prangko dan benda-benada lainnya yang berkaitan dengan prangko sebagai objek ilmiah, sedangkan mereka yang gemar untuk mengumpulkan prangko disebut filatelis.

Pengumpul Prangko pertama adalah Dr. Gray seorang pejabat Museum di Inggris yang mencari Prangko melalui media The London Times tahun 1841.

Pada perkembangannya, Prangko merupakan benda seni yang banyak pengagum dan pengumpulnya didunia, antara lain karena sifatnya yang internasional, dapat dilakukan oleh siapa saja . Beberapa tokoh dunia yang berhobi mengumpulkan Prangko adalah Raja George V dari Inggris, Presiden Roosevelt dari Amerika Serikat, Raja Alfonso XIII dari Spanyol, Raja Fuad dari Mesir, Ratu Marie dari Rumania.

Dengan begitu besarnya minat terhadap Filateli, kemudian lahirlah organisasi-organisasi yang berkaitan dan ingin menumbuh kembangkan kegiatan yang berkaitan dengan Filateli, antara lain : FIAP ( Federation of Inter Asian Philately ), PFI ( Perkumpulan Filatelis Indonesia ), FIP ( Federation Internationale de Philatelie ).

OBYEK PENGUMPULAN BENDA FILATELI

Pada awalnya yang dikumpulkan hanyalah Prangko saja. Sejalan dengan perkembangan jaman, beberapa negara menerbitkan pula produk-produk filateli lainnya, antara lain : carik kenangan, sampul hari pertama, dan lain-lain segaimana di bawah ini :

  • Prangko, menurut tujuan penerbitannya , Prangko di Indonesia dibedakan manjadi Prangko Definitif, Prangko Peringatan, Prangko Istimewa dan Prangko Amal.
  • Sampul Hari Pertama (SHP). Ciri-ciri Sampul Hari Pertama: Diterbitkan oleh PT. Pos Indonesia (Persero) bersamaan dengan terbitnya Prangko Peringatan/Istimewa baru, Pada Unit depan memuat satu atau beberapa prangko baru, Pada Unit depannya diberi teraan Hari Terbit Pertama, Unit kiri depan memuat lukisan, tulisan sesuai dengan maksud penerbitan.
  • Karnet, adalah kertas tebal, berbentuk lipatan yang pada Unit dalamnya ditempeli prangko terbitan baru yang telah dibubuhi cap Hari Terbit Pertama, Unit luarnya memuat tulisan, gambar yang sesuai dengan prangko tersebut.
  • Buku Prangko (Booklet), adalah buku kecil yang lembaran dalamnya memuat beberapa prangko.Bbooklet dimaksudkan untuk promosi dan memudahkan penyimpanannya dalam buku saku sehingga mudah dibawa kemana-mana.
  • Sampul Peringatan, adalah sampul khusus yang dibuat untuk memperingati suatu peristiwa yang dianggap penting. Sampul Peringatan dapat dibuat oleh siapa saja.
  • Kartu Maksimum, adalah kartupos yang memuat gambar yang berkaitan dengan penerbitan prangko baru. Prangko baru ditempelkan pada Unit belakang kartupos yang bergambar dan dibubuhi cap Hari Terbit Pertama. Kartu Maksimum dapat dibuat oleh PT. Pos Indonesia (Persero) atau swasta.
  • Dokumen Filateli, adalah lembaran kertas tebal yang ditempeli prangko dan diberi cap khusus hari penerbitan. Lembaran tersebut memuat gambar dan cerita yang sama dengan maksud penerbitan prangko.
  • Prisma (Prangko Identitas Milik Anda), pertama kali diperkenalkan di Australia Post pada pameran filateli sedunia Australia 99 tanggal 19 s/d 24 Maret 1999. Di Indonesia mulai diperkenalkan pada 9 Oktober 1999. Prangko ini memiliki prangko asli dan ditambah dengan label/tab. Kolom tab ini dapat diisi dengan foto, gambar, logo dll sesuai keinginan pemesan. Saat ini terdapat 21 Kantor Pos yang dapat secara langsung melayani pemesanan PRISMA.

 

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 127 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
180
1585
1455

+130
This week:
Last week:
Week before last week:
6329
10049
10733

-684

All visits
Since module start 470 867

Artikel Kesehatan