Cerpen
Menunggu Keseriusan - Cerpen Cinta Remaja
Menunggu Keseriusan - Cerpen Cinta Remaja
Cerpen Cinta Remaja: Menunggu Keseriusan
“Kia, sebenarnya aku sudah capek, kalo kita kayak gini terus, aku pengen kita berhenti ribut, musuhan dan bertengkar, kamu mau kan?”
“Heh, dengar ya Do, aku sebenarnya juga nggak pengen lagi ribut sama kamu, kamu kira aku juga nggak capek apa?”
“Iya ya, Kia, aku juga pengen bilang ke kamu sesuatu yang selama ini aku pendam, aku pengen ngomong serius sama kamu.”
“Ya udah, ngomong aja, apa?!!!”
“Kia sebenarnya, sejak pertama, sejak dulu sekali aku suka sama kamu, aku sayang sama kamu........”
“Haa .....?!!!! He-he ....he-he....”
“Kamu jangan ketawa, aku serius, dari dulu aku pendam perasaanku ini ke kamu, dan sekarang aku udah capek, makanya aku bilang aja ke kamu semuanya, kalo dari pertama kita kenal aku suka dan sayang sama kamu, tapi ..tapi... sebagai teman.
Apa-apaan sih si Dado ini, aku benar-benar benci sama dia. Beberapa detik yang lalu baru aja dia bilang kalo dia suka dan sayang sama aku, tapi kenapa sekarang dipertegasnya dengan kata-kata sebagai teman, aku jadi nggak bisa mengartikan dengan jelas, apa yang ada di ahti dia sebenarnya. Tapi mata Dado merah, dia seperti mau nangis, aku juga nggak tau harus jawab apa? Sepatah katapun nggak ada keluar dari mulutku.
Akhirnya aku ninggalin dia, dengan perasaan yang binggung dan masih bimbang, rasanya aku ingin mengungkapkan isi hatiku juga, tapi kenapa justru aku cuma bisa diam? Aneh banget? Andai aja Dado tau kalo aku juga punya perasaan yang sama ke dia, tapi kenapa akhirnya dia malah ngomong sebagai teman ya? Apa mungkin karena tadi aku meresponnya dengan ketawa, aduuuuh ....gimana ini? aku salah, andai aja tadi nggak ngetawain dia ......
Hari-hari pun berlalu, aku dan Dado nggak pernah teguran lagi. Selama ini walopun kami sering berantem, tapi satu yang nggak pernah kami lakukan, yaitu saling diam. Nah, sekarang udah hampir 2 minggu kami berdua nggak pernah ngomong lagi. Entah siapa yang mulai duluan. Yang jelas, aku dan Dado sampe sekarang nggak ada yang mengalah.
Siang ini, aku nggak menyangka melihat pemandangan yang membuat jantungku serasa mau copot. Di cafe itu saat jam istirahat aku melihat Dado lagi duduk berhadapan dengan seorang cewek. Dia bukan karyawan di tempat kami kerja. Aku baru pertama kali ini ngelihat dia. Dia cantik, dan kayaknya mereka lagi asik ngobrol sambil ketawa-ketawa. Aku merasa sakit banget, aku cemburu, patah hati, marah dan benci banget sama mereka. apalagi sama Dado, apa maksudnya kayak gini, baru dua minggu yang lalu dia bilang suka dan sayang sama aku, dan cepat banget dia langsung dekatin cewek lain.
Aku terus mencoba menghindari dari Dado, kadang entah Tuhan yang mungkin mengaturnya, aku dan dia selalu aja selisih jalan, sampe-sampe kadang kami malah tabrakan, dan akhirnya dengan spontan kami langsung menghindar. Aku sebenarnya udah capek banget kalo terus kayak gini terus. Entah kapan masalah ini bakal selesai. Sampai akhirnya, aku dengar berita yang membuat aku kaget. Dado sekarang jadian sama cewek yang waktu itu aku pernah aku liat di cafe. Awalnya aku nggak percaya dan mungkin hatiku nggak bisa terima. Cepat banget rasanya Dado membuang jauh perasaannya dulu buat aku. apa mungkin selama ini dia nggak tulus ke aku?
Beberapa bulan berlalu, aku masih merasa menyesal dengan kejadian yang dulu. aku masih sering merasa sakit kalo aku liat Dado dan pacarnya.
Tapi apa boleh buat, semua udah terjadi, penyesalan selalu pasti datangnya belakangan. Sekarang yang membuatku masih tetap mau satu kerja dengan Dado cuma masa depanku, aku harus mikirin masa depanku juga, aku nggak mau gara-gara cowok hidupku hancur. Walopun sebenarnya jauh di hati kecilku, aku emang udah hancur, sakit, perih dan segala macamnya aku rasakan. Tapi untuk menghibur diriku sendiri, aku juga berhasil membenci Dado sepenuh hatiku. Aku bisa menghilangkan penderitaanku dengan cara membencinya. Yang aku rasa semakin hari aku semakin benci Dado.
Suatu hari, waktu bangun pagi aku ngalamin sesuatu yang lain, dalam pikiranku terlintas wajah Dado. Tiba-tiba hatiku jadi lunak, perasaan benci, kesal, sakit, hilang perlahan-lahan. Rasanya pintu maaf buat Dado udah terbuka lebar, tapi aku nggak tau kenapa aku tiba-tiba jadi selembut ini. Aku yang biasanya keras hati dan keras kepala sekarang terasa lemah dan cengeng banget. Nggak kerasa air mataku jatuh begitu aja, aku menangis sejadi-jadinya, perasaan yang campur aduk bermain di hatiku. Aku mulai menerima Dado di hatiku, aku merasa aku harus memaafkan dia, aku harus ikhlaskan dia buat siapapun, karena yang terjadi selama ini sebenarnya aku nggak pernah rela dia bahagia dengan siapapun, makanya timbul rasa benci di hatiku sendiri yang seharusnya nggak boleh aku rasakan. Aku udah jahat dan berdosa. Maafkan aku Tuhan.
Di tempat kerja, entah kenapa Dado kayak mencoba lagi buat deketin aku. Apa dia merasakan hal yang sama denganku? Dia mulai menegurku, dan tentu aja aku nggak nyuekin dia lagi. Di wajah Dado kelihatan ada rasa heran dan kaget, waktu aku merespon dia. Dia mencoba tersenyum, dan aku pun membalas senyumannya dengan tulus. Bahagia banget rasanya bisa membuat orang senang. Dan emang bahagia juga rasanya bila nggak ada rasa benci dalam hati. Sekarang aku udah bisa ikhlas merelakan Dado dengan cewek itu, dia pasti sangat bahagia kan? Di dalam hati aku coba untuk meminta sama Dado, karena terus terang aku belum berani buat langsung ngomong sama dia. Waktu Dado lagi sendirian dan nggak tau lagi mikiran apa, diam-diam aku menatapnya, aku seolah-olah bertelepati dengan dia dan mengirimkan kata maaf ke telinganya. Aku berdoa, ya Tuhan dia dengarin aku.
Malamnya, waktu aku nunggu jemputanku pulang kerja. Rasanya jantungku mau copot waktu Dado datang tiba-tiba menghampiriku. Spontan mengambil dua tanganku.
“Kia, aku mau minta maaf. Kamu mau kan maafkan aku?”
“........ya.”
“Benar Kia? Kamu udah maafin aku? Sekarang berarti kita temanan lagi donk?”
“........ya, aku juga minta maaf Do.”
“Kia, aku senang banget, akhirnya kita bisa temanan lagi, kamu tau nggak? Udah dua bulan kita nggak teguran.Aku nggak percaya selama ini kamu tahan banget kayak gini, kamu benar-benar keras Kia.”
“Yee .... emang kamu apaan donk? Kalo nggak keras juga? Kamu juga tahan kan, kenapa baru sekarang kamu berani tegur aku lagi, coba?”
Akhirnya, beban yang selama ini aku tanggung terlepaskan juga. Emang waktu yang lumayan lama banget untuk punya musuh di dunia ini. Dua bulan, aku nggak pernah teguran sama Dado. Selama itu juga aku jadi cewek jahat, kasar yang sering nyakitin hati Dado. Nggak cuma Dado sih, teman-teman di sekitarku juga kena getahnya lantaran selama ini mereka juga memaksaku buat memaffkan Dado. Tapi toh, dua bulan itu aku keras banget, dan nggak ada yang bisa meruntuhkan aku kecuali perasaanku tadi pagi yang tiba-tiba aja muncul waktu aku bangun pagi. Emang aneh.
Yang masih bikin aku penasaran, gimana ya kabar Dado sama pacarnya? apa mereka masih pacaran, koq anehnya beberapa minggu terakhir ini Dado pun jarang banget jalan sama cewek itu lagi. Apa mereka udah putus? Aku pun nggak pernah dengarin gosip mereka. Dan tiba-tiba aku tertarik banget buat mengetahuinya.
“Cewek kamu mana Do, koq sekarang aku jarang banget liat kalian jalan bareng?”
“Oo.. Dwi? Kita udah putus. Udah sebulan ini nggak ada komunikasi.”
Jadi mana cewek itu Dwi, cewek yang dibilang teman-temanku mirip banget sama Dado. Dan sering banget digosipkan kalo mereka itu bakalan berjodoh karena wajahnya yang mirip. Waktu aku masih benci sama Dado, aku berpendapat, soal jodoh kan di tangan Tuhan, belum tentu mereka jodoh hanya karena wajahnya mirip. Tapi, aku penasaran kenapa sampe putus. Yang aku amati sih, hubungan mereka kayaknya baik-baik aja. Kayak membaca pikiranku, Dado langsung menjawabnya.
“Dwi bukan cewek yang nggak benar, Kia. Ternyata dia suka mainin perasaan cowok, selain itu dia juga matre. Dwi, juga suka bergaul dengan teman-teman cewek yang nggak benar, suka ngerokok, pergi dugem, aahhh .... segala macamlah. Yang jelas, kayaknya aku nggak pernah bisa mencintainya dari dulu sampe sekarang.”
“Maksud kamu?”
“Ya, dari pertama aku kenal Dwi, aku berusaha keras buat cinta sama dia, tapi kayaknya yang selama ini aku rasa nggak pernah tulus. Aku nggak benar-benar mencintai dia.”
“Trus ....?”
“Ya, trus, berarti selama ini aku udah membohongi dia, aku bohong dengan diriku sendiri, dan aku juga udah bohong sama kamu.”
“Maksud kamu? Apa hubungannya dengan aku?”
Dengan pura-pura bego’ aku terus bertanya ke Dado, dan ...
“Kia, aku masih suka dan sayang sama kamu.”
“Ha-ha .....ha-ha apa? Kamu nggak salah, serius ato bercanda?”
Aduuuh ....... kenapa aku tertawa lagi ya, ya Tuhan mudah-mudahan nggak melenceng deh.
“Bercanda ....!!!”
“Oww, bercanda ya Do? Kirain kamu serius tadi, ha-ha ...ha-ha ...ada-ada aja kamu.”
“Ya udah, aku pulang duluan ya, kamu belum dijemput juga?”
“Nggak tau deh, koq belum dateng ya?”
Beberapa saat suasana antara aku dan Dado jadi canggung. Sumpah, aku benar-benar kaget denger Dado bilang bercanda tadi. Aku mengutuk-ngutuk sendiri dalam hati. Jadinya koq malah kayak dulu sih? Gimana ini? Koq aku juga bego ya. Artinya, sebelum Dado pamit dan mencoba menghidupkan mesin motornya, tiba-tiba spontan aku memanggil dia.
“Dado, kamu sebenarnya serius ato bercanda sih? Kamu marah sama aku?”
“Lho, kenapa aku mesti marah sama kamu? Udah, nggak usah dipikirin, aku cuma bercanda koq.......”
Sekali lagi aku tanya sama kamu ya, kamu serius kan Do dengan perasaan kamu?”
“ ...........”
“Do, ayo jawab, aku benci banget dengan Dado yang kayak ini, kenapa sih Do dari dulu sampe sekarang kamu nggak pernah mau ilangin sifat gengsi dan jaim kamu?”
“Iya, Kia .....aku serius masih suka dan sayang sama kamu, dari dulu aku ngak pernah bisa melupakan kamu, walopun aku sudah mencoba membuka hati buat cewek yang lain. Tapi, entah kenapa aku selalu sayang suma sama kamu. Aku pernah berdoa Kia, moga-moga aja Tuhan mempersatukan aku dan kamu.”
“ .......Do, kenapa kamu susah banget buat ngomong kalo kamu itu sayang dan cinta sama aku?”
“Maaaf aku ya, jujur selama ini aku emang selalu mencoba jaim dan gengsi banget sama kamu. Aku malu, lantaran aku masih ragu dengan perasaan kamu sendiri Kia.
“Nggak Do, asal kamu tau, aku udah sayang banget sama kamu sejak pertama kali kamu bilang suka sama aku. Aku sayang sama kamu sampe sekarang Do.”
Akhirnya, semua udah terbongkar dan nggak ada lagi yang tersembunyi. Akupun udah merasa lega dan tenang banget bisa mengungkapkan isi hatiku selama ini. Ternyata perasaan aku dan Dado selama ini sama, cuma kemunafikan yang jadi penghalang kami. Sekarang setelah tau semuanya. aku bisa merasakan kebahagianaan yang dianugerahkan Tuhan buat aku. Terima kasih Tuhan buat semua ini.
Artikel Peluang Usaha
- Berbisnis Sandal Hotel
- Melihat Peluang Bisnis “Keripik Tempe”
- Ide Bisnis Rumahan yang Sukses dan Tepat
- Berbisnis Pakaian Muslim
- Mengenal Bisnis
- Menu Masakan Untuk Rumah Makan
- Mengatur MLM dengan APLI
- Modal Utama Membuka Toko Komputer
- Berbisnis Di Bulan Ramadhan
- Membuka Usaha Hanya Bermodal Dengkul, Kenapa Tidak
- Prospek Bisnis Baju Muslim
- Tips Mengembangkan Bisnis
- Usaha Emping Garut Sehat Dan Menguntungkan
- Prospek Bisnis Budidaya Gurame
- Bisnis Omprengan Untuk Antar Jemput Karyawan
- Untung Besar Berbisnis Cabai
- Tips Stereofoam Menjadi Peluang Usaha Yg Menjanjikan
- Menikmati Bisnis Es Krim
- Menjadi Distributor Pulsa Elektrik
- Tips Menjalankan Peluang Usaha Waralaba Modal Kecil
- Kuliner dan Fashion, Bisnis Wanita yang Menjanjikan
- Untung Besar Dengan Parcel Lebaran
- Bisnis service handphone
- Melihat Peluang Bisnis Event Organizer di Indonesia
- Menjalani Bisnis Gas Melon
- Gurih Dan Renyahnya Bisnis Gorengan
- Berbisnis Air Galon
- Trik Memulai Usaha
- Peluang Usaha Dengan Mie Labu
- Bisnis Kerupuk Mudah Dan Menguntungkan
- Usaha Lapangan Futsal
- Tips Memilih Bisnis Rumahan
- Peluang Bisnis Supplier Sayuran Organik
- Keberhasilan Franchise Coffee
- Budi Daya Ikan Lele
- 10 Tips Memulai dan Menjalankan Bisnis Kecil
- Menyiapkan Rencana & Struktur Bisnis
- Rahasia Agar Produk Kita Disukai Banyak Orang
- Membuat usaha kue
- Sayuran Kalengan Bisa Menjadi Peluang Usaha
- Peluang Usaha Bisnis Minuman
- Peluang Usaha Jeli Cup Di Rumah
- Peluang Bisnis: Aksesoris Unik HP
- Usaha dan Bisnis
- Bisnis Rent Car di Jakarta
- Tips Menentukan Harga Rental Mobil
- Pengusaha Kecil dan Kredit Usaha
- Peluang Bisnis Jual Beli Properti
- Peluang Usaha Buat Kamu
- Tips Bangun Usaha di Rumah
- Yuk Mulai Usaha!!
- Bisnis Catering
- Kegagalan Bukan Akhir Dari Segalanya
- Peluang Membuka Counter
- Merawat Karpet
- Jual Beli Mata Uang Dan Menjual Mata Uang Dengan Tenggang Waktu
- Membuka Usaha
- Berbisnis dengan Orang Jepang
- Langkah Menuju Sukses
- Trik Bisnis Anti Bangkrut
Pengunjung Online
Data Pengunjung
| Visits | [+/-] | |
| Today: Yesterday: Day before yesterday: | 696 1455 1618 | -163 |
| This week: Last week: Week before last week: | 5260 10049 10733 | -684 |
All visits | ||
| Since module start | 469 798 | |
Artikel Kesehatan
- Panduan Fitness Untuk Pemula
- Manfaat fitnes
- Perawatan Mata Minus
- manfaat bersetubuh
- Senam Aerobik Dan Fungsinya Untuk Kesehatan
- Mencegah Keputihan Dengan Pola Makan Yang Benar
- Cara Pola Hidup Sehat jasmani Dan Rohani
- Gerakan Yoga Yang Baik Untuk Wanita
- Kandungan Protein dalam Sayuran
- Melihat Softlens Dan Akibat Buruk Untuk Kesehatan
- Cara Duduk Yang Baik
- Tips Terbaik Konsumsi Minyak Ikan Secara Bijak
- Kebersihan Lingkungan Rumah Perlu Di Jaga
- Desain Rumah Minimalis Cantik Dan Sehat
- Keunggulan Teh dibanding Air Putih
- Hindari Asam Lambung Berlebih
- Khasiat durian untuk kecantikanInilah 5 Manfaat Orgasme Bagi Wanita
- Olah Raga Bersepeda
- Tips Olahraga Efektif, Murah dan Meriah
- Manfaat Lintah untuk Bidang Kesehatan
- Makanan dan Minuman Sehat Untuk Jantung
- Hati-hati Meminum Air Minum Isi Ulang
- Kurangi Asupan Kopi Anda!
- Lima Ciri Lingkungan Kerja Tidak Sehat
- Ingin Memperpanjang Usia? Makan Makanan Berserat
- 7 Cara Mencapai Umur 100 Tahun
- Bergaya Hidup Sehat, Part-time Vegetarian Solusinya
- Tips Memilih Tempat Makan Sehat
- Ini Cara Mudah Mengetahui Tubuh Kita Sehat
- 10 Kualitas dari Lingkungan Kerja yang Positif
- Tips-Tips Cara Menghilangkan Kebiasaan Merokok
- Makanan Sehat Mencegah Aneka Penyakit
- Gaya Hidup Perawatan Spa
- Cara Menyenangkan Menurunkan Berat Badan
- Tips Sehat Ala Orang Perancis
- Sehat Berbonus Langsing Ala Detox
- Gerakan Yoga Pembangkit Suasana Hati
- Manfaat Dari Minuman Sehat
- Minder Dengan Kualitas & Kuantitas Sperma Anda ??
- KHASIAT KUMIS KUCING
- Gaya Hidup Sehat Tuk Hilangkan Jerawat Membandel
- Terlalu Banyak Olahraga Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita ???
- Sehatkan tubuh dan Fikiran dalam 1 Menit
- Tips Menjaga Kebersihan Tubuh Bayi Baru Lahir
- Pola Makan Sehat
- Rawatlah Kaki Anda Jangan Rusak Karena Stiletto
- Tahukah Kamu? Cabai Mempercepat Metabolisme
- Tips Memilih Pusat Kebugaran
- Bahaya Datang Dari Makanan & Minuman Ini
- Alasan Tidak Mengkonsumsi Softdrink
- Manfaat Berhenti Merokok
- Budayakan Minuman Sehat
- Olah Raga Bersepeda Yuk!
- Hindari minuman Beralkohol
- Satukan Tubuh Pikiran dan Jiwa ( Yoga)
- 6 Kesalahan Ketika Berlari
- Sehat,, Mencegah Pilek
- Ayunkan Tangan Sejenak
- Segelas Teh Bisa Atasi Dampak Buruk Makanan Cepat Saji
- Mau Seksi Sekaligus Bugar ?
- Mencuci Tangan Yang Baik
- Rahasia GYM Sukses
- Latihan Water Aerobics Untuk Ibu Hamil
- Hindari Stress Agar ASI Tetap OK
- Memeriksa Kesehatan, Pentingkah?
- Efektif Turunkan Berat Badan dengan Rumput Laut
- Sehat Dalam Mengolah Sayuran
- Pemicu Sering Terkecohnya Rasa Lapar
- Cara yang Paling Efektif untuk Menghentikan Pemanasan Global
- Menikmati Untung Dari Legitnya Coklat
- Sembilan Makanan Sehat untuk Diabetes
- Gaya Hidup Sehat??
- Produk Susu Tekan Terkena Diabetes












