Cerpen
Cinta Bertalu di Ujung Nadi
Cinta Bertalu di Ujung Nadi
“Demi ibu, menikahlah nak!”
Kata-kata ibu menyapa relung kalbu Nadi, lembut tapi menusuk. Tak kuasa menahan rasa, ia tersungkur dihamparan sajadah. Menikah? Adalah hal yang tak pernah terpikir bahkan terlintas dibenaknya. Ia masih ingin mereguk lautan ilmu yang makin dalam makin ingin ia selami. Tapi, menolak keinginan ibu adalah hal yang tak termaafkan baginya. Terpisahnya jarak, ruang dan waktu dengan ibu. Membuat Nadi tak bisa berkilah. Ibu yang kian hari kian parah karena penyakit asma yang dideritanya. Namun, apa daya kasih tak sampai. Di batasi oleh lautan yang membelah. Membelah jarak dan hati Nadi. Permintaan ibu atau ilmu? Nadi diam.
“Semalam ustad Irsyad melamarmu. Dia tidak membatasi, kau bebas memilih. Sekarang segala keputusan ada di tanganmu nak!” ujar ayah dari seberang sana sebelum mengahiri pembicaraan.
Pilihan yang sulit. Memilih atau tidak, sama-sama memiliki risiko. Sebab Allah adalah penulis skenario terhebat. Manusia tidak bisa memilih peran apa yang akan dimainkannya. Dalam lembar demi lembar kisah hidupnya. Seperti Nadi, di hadapkan pada pilihan yang sulit.
“Apakah ini ahir dari kisah seorang Nadi Ya Allah? Apakah harus berahir di denyut nadi ini? Aku bahkan tak mengenalnya, tapi aku juga tak ingin melukai nadiku (ibu) sendiri. Dan nadi ini hanya berdetak jauh lebih cepat ketika menatapnya, Faqih.” ungkapnya lirih.
Bedug Ashar bergema seantero kompleks. Adzan berkumandang bersaut-sautan. Nadi baru akan melangkah menaiki tangga masjid. Namun, sosok rupawan itu telah menawannya. Sosok itu juga menatapnya, seraya membingkiskan seutas senyum untuknya, hanya untuk Nadi. Buru-buru Nadi menarik pandangannya. Sosok itu, sosok yang membuat nadinya berpacu dari biasanya. Sosok itu adalah Fakih. Berkecimpungnya Nadi dalam sebuah organisasi masjid mempertemukannya dengan Fakih. Sosok yang ia kagumi walau tak begitu ia ketahui. Ingin sekali, gadis itu mengenalnya lebih jauh. Namun, karakter Nadi yang pemalu membuat dia harus meredam perasaan itu, jauh dipalung hati yang terdalam. Berulang kali Nadi meyakinkan dirinya sendiri, biarlah cinta ini hanya berdenyut di ujung nadi. Walau pada ahirnya, Nadi sadar kalau ternyata menahan cinta di ujung nadi jauh lebih sakit daripada menahan luka di nadi.
Nadi meraih HPnya. Ada pesan yang masuk. Buru-buru si mata coklat itu membukanya.
“Ayahanda?” Alis bak bulan sabit bertaut sedemikian rupa. Tanpa melewatkan satu karakter sekalipun Nadi membaca SMS dari ayahnya.
Nak,...
Tadi malam ibumu, kambuh lagi
Engkau telah dewasa, engkau bisa menentukan langkah
Engkau pilih surga ataupun neraka
Hanya engkau penerang kami untuk sampai pada cahaya
Menikahlah nak! Penuhi permintaan ibumu!
Bulir hangat mengalir dipelupuk mata. Nadi tersungkur dihamparan sejadah.
“Ku sujudkan seraut wajah tak berharga ini Ya Allah, hanya padaMu aku meminta jawab dari segala tanya. Kalau ini adalah jawaban dari Istikhoroh hamba, hamba mohon kokohkan hati hamba”. Nadi menangis di shubuh teduh.
“Aku tidak tau apa artinya cinta, pada ahirnya aku merasakannya. Aku tidak tau apa artinya di junjung cinta, pada ahirnya aku mendapatkannya. Aku tidak mengerti bagaimana berenang di samudra ilmu, pada ahirnya aku mereguknya. Tapi, aku hanya meminta satu cinta pada Pencipta, dan aku sedang menanti-Nya.” Sedesah gundah terdengar di ujung sana.
“Cinta tidak memperbaharui diri menjadi kebiasaan dan berbalik menjadi perbudakan. Ketika aku mencintai dirimu sesungguhnya aku sedang mencintai diriku sendiri dalam dirimu. Ketika hatimu digelayuti getir ragu. Pintalah! Jawab pada sang pemilik hati! Pecinta yang Maha Tinggi. Semoga apapun keputusanmu, Allah telah mengokohkan hatimu, hanya bersamamu.” Nadi tersenyum sebelum menutup telfon. Entah, mengapa walau belum pernah bersua. Nadi seakan telah mengenal sosok ini, Irsyad.
Bedug Magrib bertalu membahana. Merambat ke cakrawala. Rapat pengurus masjid baru usai beberapa menit yang lalu. Nadi khusuk berdo’a setelah adzan berkumandang.
“Ya, Allah. Tunjukkan aku pada langkahku, pada hatiku, pada cintaku, di bawah Rahman dan Rahimmu.” Pintanya lirih berbalut mukena putih.
“Masyaallah!!! Handphone aku mana???” Nadi kelabakan. Mata coklat itu sibuk memeriksa tiap inci dalam tasnya. Nihil. Tidak menemukan benda yang dicari.
“Jangan-jangan ketinggalan di masjid. Aduh...aku kok jadi pikun begini?” sesalnya sambil menepuk jidat. Buru-buru gadis itu menuju masjid yang berjarak sekitar 150 meter dari rumahnya. Masih berbalutkan mukena putih bermotif bunga-bunga dia melangkah dengan cepat. Nadi menyipitkan mata. Sosok itu dikenalnya. Tapi, bukan itu. Benda dalam genggaman yang ditempelkan ke telinganya. Mata itu membelalak. “Itu kan HP aku,” ucapnya membatin.
“ Iya, pak. Nanti biar Irsyad sampaikan.” Nadi mendekat. Nafasnya tercekat. Apa maksudnya, Irsyad? Tanda tanya berkelindan di otaknya. Fakih terperanjat kaget. Dia baru sadar kehadiran gadis itu.
“Nadi,” sapa Fakih. Nadi diam.
“Maaf, tadi HP kamu jatuh pas rapat. Mau aku panggil, kamu sudah ke tempat wudhu. Lagi pula tadi sudah bedug, makanya aku pikir habis shalat saja. Eh, taunya kamu sudah pulang duluan.” Paparnya panjang lebar seraya menyodorkan HP Nadi. Jemari halus itu menyambutnya, walau mulutnya terkunci diam seribu bahasa.
“Tadi, ayah kamu menelfon.” Nadi mengerutkan kening.
“Beliau tanya, inikah jawabanmu nak?” kali ini mata coklat itu membelalak. Fakih tersenyum mantap.
“Ya,” sambungnya.
Jder, ada gelegar kecil di kepala Nadi. Dan dia tau nadinya kini berpacu dua ribu kali lipat lebih cepat dari biasanya. Tapi, apa maksudnya? Lagi-lagi Nadi penasaran.
“Maaf, aku sudah lancang. Namun, sungguh. Ku cintaimu lebih dari yang engkau tau.” Katanya lagi yang membuat Nadi terngangah hebat. Fakih berlalu meninggalkan Nadi yang masih membatang dalam tugu membisu. Bunyi halus dari mesennger membuyarkan lamunannya. Sebuah pesan pendek muncul berkedip-kedip di ujung kiri monitor. Dari seorang bernama, ustad Irsyad.
Bahkan namamu telah terukir di ujung nadiku.
Dengan cinta yang terus bertalu untukmu, Nadi.
Fakih_Irsyad.
Deg, hati Nadi gemuruh. “Apakah ini jawaban dari do’a ku,” pikirnya mendayu. Bahkan Allah punya cara yang sangat istimewa. Ternyata, Fakih dan Irsyad adalah orang yang sama. Banyak tanya yang ingin terlontar dari mulunya. Sejak kapan ia mengenalnya? Darimana Irsyad atau Fakih tau orang tuannya? Apakah Fakih Irsyad teman masa kecilnya? Namun, semua disimpannya rapat dalam derap hati yang tak sabar ingin berucap. Di serambi masjid sana, seorang pria tampan tersenyum untuk Nadi. Wajahnya yang bersih kian berseri di terpa sinar lampu. Lalu, sosok itu menabuh bedug yang bertalu seiring dengan hati mereka yang berpacu. Merambat hingga ke nadi yang berdenyut ingin lebih cepat lagi. Dan cinta ini terus bertalu di ujung nadi.
Artikel Peluang Usaha
- Berbisnis Sandal Hotel
- Melihat Peluang Bisnis “Keripik Tempe”
- Ide Bisnis Rumahan yang Sukses dan Tepat
- Berbisnis Pakaian Muslim
- Mengenal Bisnis
- Menu Masakan Untuk Rumah Makan
- Mengatur MLM dengan APLI
- Modal Utama Membuka Toko Komputer
- Berbisnis Di Bulan Ramadhan
- Membuka Usaha Hanya Bermodal Dengkul, Kenapa Tidak
- Prospek Bisnis Baju Muslim
- Tips Mengembangkan Bisnis
- Usaha Emping Garut Sehat Dan Menguntungkan
- Prospek Bisnis Budidaya Gurame
- Bisnis Omprengan Untuk Antar Jemput Karyawan
- Untung Besar Berbisnis Cabai
- Tips Stereofoam Menjadi Peluang Usaha Yg Menjanjikan
- Menikmati Bisnis Es Krim
- Menjadi Distributor Pulsa Elektrik
- Tips Menjalankan Peluang Usaha Waralaba Modal Kecil
- Kuliner dan Fashion, Bisnis Wanita yang Menjanjikan
- Untung Besar Dengan Parcel Lebaran
- Bisnis service handphone
- Melihat Peluang Bisnis Event Organizer di Indonesia
- Menjalani Bisnis Gas Melon
- Gurih Dan Renyahnya Bisnis Gorengan
- Berbisnis Air Galon
- Trik Memulai Usaha
- Peluang Usaha Dengan Mie Labu
- Bisnis Kerupuk Mudah Dan Menguntungkan
- Usaha Lapangan Futsal
- Tips Memilih Bisnis Rumahan
- Peluang Bisnis Supplier Sayuran Organik
- Keberhasilan Franchise Coffee
- Budi Daya Ikan Lele
- 10 Tips Memulai dan Menjalankan Bisnis Kecil
- Menyiapkan Rencana & Struktur Bisnis
- Rahasia Agar Produk Kita Disukai Banyak Orang
- Membuat usaha kue
- Sayuran Kalengan Bisa Menjadi Peluang Usaha
- Peluang Usaha Bisnis Minuman
- Peluang Usaha Jeli Cup Di Rumah
- Peluang Bisnis: Aksesoris Unik HP
- Usaha dan Bisnis
- Bisnis Rent Car di Jakarta
- Tips Menentukan Harga Rental Mobil
- Pengusaha Kecil dan Kredit Usaha
- Peluang Bisnis Jual Beli Properti
- Peluang Usaha Buat Kamu
- Tips Bangun Usaha di Rumah
- Yuk Mulai Usaha!!
- Bisnis Catering
- Kegagalan Bukan Akhir Dari Segalanya
- Peluang Membuka Counter
- Merawat Karpet
- Jual Beli Mata Uang Dan Menjual Mata Uang Dengan Tenggang Waktu
- Membuka Usaha
- Berbisnis dengan Orang Jepang
- Langkah Menuju Sukses
- Trik Bisnis Anti Bangkrut
Pengunjung Online
Data Pengunjung
| Visits | [+/-] | |
| Today: Yesterday: Day before yesterday: | 688 1455 1618 | -163 |
| This week: Last week: Week before last week: | 5252 10049 10733 | -684 |
All visits | ||
| Since module start | 469 791 | |
Artikel Kesehatan
- Panduan Fitness Untuk Pemula
- Manfaat fitnes
- Perawatan Mata Minus
- manfaat bersetubuh
- Senam Aerobik Dan Fungsinya Untuk Kesehatan
- Mencegah Keputihan Dengan Pola Makan Yang Benar
- Cara Pola Hidup Sehat jasmani Dan Rohani
- Gerakan Yoga Yang Baik Untuk Wanita
- Kandungan Protein dalam Sayuran
- Melihat Softlens Dan Akibat Buruk Untuk Kesehatan
- Cara Duduk Yang Baik
- Tips Terbaik Konsumsi Minyak Ikan Secara Bijak
- Kebersihan Lingkungan Rumah Perlu Di Jaga
- Desain Rumah Minimalis Cantik Dan Sehat
- Keunggulan Teh dibanding Air Putih
- Hindari Asam Lambung Berlebih
- Khasiat durian untuk kecantikanInilah 5 Manfaat Orgasme Bagi Wanita
- Olah Raga Bersepeda
- Tips Olahraga Efektif, Murah dan Meriah
- Manfaat Lintah untuk Bidang Kesehatan
- Makanan dan Minuman Sehat Untuk Jantung
- Hati-hati Meminum Air Minum Isi Ulang
- Kurangi Asupan Kopi Anda!
- Lima Ciri Lingkungan Kerja Tidak Sehat
- Ingin Memperpanjang Usia? Makan Makanan Berserat
- 7 Cara Mencapai Umur 100 Tahun
- Bergaya Hidup Sehat, Part-time Vegetarian Solusinya
- Tips Memilih Tempat Makan Sehat
- Ini Cara Mudah Mengetahui Tubuh Kita Sehat
- 10 Kualitas dari Lingkungan Kerja yang Positif
- Tips-Tips Cara Menghilangkan Kebiasaan Merokok
- Makanan Sehat Mencegah Aneka Penyakit
- Gaya Hidup Perawatan Spa
- Cara Menyenangkan Menurunkan Berat Badan
- Tips Sehat Ala Orang Perancis
- Sehat Berbonus Langsing Ala Detox
- Gerakan Yoga Pembangkit Suasana Hati
- Manfaat Dari Minuman Sehat
- Minder Dengan Kualitas & Kuantitas Sperma Anda ??
- KHASIAT KUMIS KUCING
- Gaya Hidup Sehat Tuk Hilangkan Jerawat Membandel
- Terlalu Banyak Olahraga Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita ???
- Sehatkan tubuh dan Fikiran dalam 1 Menit
- Tips Menjaga Kebersihan Tubuh Bayi Baru Lahir
- Pola Makan Sehat
- Rawatlah Kaki Anda Jangan Rusak Karena Stiletto
- Tahukah Kamu? Cabai Mempercepat Metabolisme
- Tips Memilih Pusat Kebugaran
- Bahaya Datang Dari Makanan & Minuman Ini
- Alasan Tidak Mengkonsumsi Softdrink
- Manfaat Berhenti Merokok
- Budayakan Minuman Sehat
- Olah Raga Bersepeda Yuk!
- Hindari minuman Beralkohol
- Satukan Tubuh Pikiran dan Jiwa ( Yoga)
- 6 Kesalahan Ketika Berlari
- Sehat,, Mencegah Pilek
- Ayunkan Tangan Sejenak
- Segelas Teh Bisa Atasi Dampak Buruk Makanan Cepat Saji
- Mau Seksi Sekaligus Bugar ?
- Mencuci Tangan Yang Baik
- Rahasia GYM Sukses
- Latihan Water Aerobics Untuk Ibu Hamil
- Hindari Stress Agar ASI Tetap OK
- Memeriksa Kesehatan, Pentingkah?
- Efektif Turunkan Berat Badan dengan Rumput Laut
- Sehat Dalam Mengolah Sayuran
- Pemicu Sering Terkecohnya Rasa Lapar
- Cara yang Paling Efektif untuk Menghentikan Pemanasan Global
- Menikmati Untung Dari Legitnya Coklat
- Sembilan Makanan Sehat untuk Diabetes
- Gaya Hidup Sehat??
- Produk Susu Tekan Terkena Diabetes












