Kamis, Mei 24, 2012
   
Text Size

Kancil dan Tikus

Di hutan hiduplah dua ekor kancil. Mereka bernama Kanca dan Manggut. Kedua ekor kancil itu bersaudara. Manggut adalah kakak dari Kanca. Sebaliknya, Kanca adalah adik dariManggut. Walaupun mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda. Kanca rajindan baik hati. Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili teman.

Suatu hari Manggut kelaparan. Tetapi Manggut malas mencari makan. Akhirnya Manggutmencuri makanan Kanca. Waktu Kanca menanyai kepada Manggut di mana makanannya,Manggut menjawab dicuri tikus.
“Ah, mana mungkin dimakan tikus!” kata Kanca. “Iya, kok! Masa sama kakaknya tidak percaya!” jawab Manggut berbohong.

Mulanya Kanca tidak percaya dengan omongan Manggut. Tetapi setelah Manggut mengatakannya berkali-kali akhirnya Kanca percaya juga. Kanca memanggil tikus ke rumahnya.
“Tikus, apakah kamu mencuri makananku?” tanya Kanca pada tikus. “Ha? Mencuri? Berpikir saja aku belum pernah!” jawab tikus. “Ah, si tikus! Kamu ini membela diri saja! Sudah, Kanca!Dia pasti berbohong,” kata Manggut. “Ya, sudahlah! Tikus, sebagai gantinya ambilkan makanan di seberang sungai sana. Tadi aku juga mengambil makanan dari sana, kok!” kata Kanca mengakhiri percakapan.

Tikus berjalan ke tepi sungai. Ia menaiki perahu kecil untuk menuju seberang sungai.Sebenarnya tikus tahu kalau Manggut yang mencuri makanan. Sementara itu, di bagian sungai yang lain, Manggut cepat-cepat menyeberangi sungai. Ia hendak memasang perangkap tikus agar tikus terperangkap.

Ketika tikus hampir mendekati seberang sungai, tikus melihat perangkap. Tikus yakin kalau perangkap itu dipasang oleh Manggut. Tiba-tiba tikus mendapat ide. Tikus berpura-pura tenggelam dalam sungai. “Aaa… Manggut, tolong aku…!” teriak tikus. Mendengar itu Manggut segera menolong tikus. Tikus meminta Manggut mengantarkannya ke seberang sungai. Manggut tidak bisa berbuat apa-apa. Ia mengantarkan tikus ke seberang sungai.

Sesampai di seberang sungai tikus meminta Manggut menemani tikus mengambil makanan.Karena Manggut tidak hati-hati, kakinya terperangkap dalam perangkap tikus. Manggu menyesali perbuatan buruknya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 146 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
644
1455
1618

-163
This week:
Last week:
Week before last week:
5208
10049
10733

-684

All visits
Since module start 469 747

Artikel Kesehatan