Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Humor Anak-anak Muda

Kemarin sore, saya naik L-300 dari Parapat, Danau Toba menuju Pematang Siantar. L-300 ini berangkat dari Tarutung. Penuh dan tinggal satu lagi kursi yang kosong di barisan paling belakang. Di samping kanan saya seorang ibu muda dengan anak perempuannya, di sebelah kiri saya seorang laki-laki muda yang sedang pulas tidur yang di pangkuannya terdapat sebuah daftar nilai di dalam map transparan. Di situ tertulis namanya: Tahan Jacky Marpaung, jurusan tehnik mesin. Namanya membuat saya teringat pada si Jack Marpaung dengan lagunya yang terkenal: Kamar 13. Sebuah lagu yang berkisah tentang pengalamannya dan pertobatannya di penjara yang syairnya antara lain berbunyi: Di kamar 13 on/ dang tarlupahon au… jora ma au/jora ma au (di kamar 13 ini/tak mungkin saya lupakan… aku bertobat/aku bertobat…

L-300 yang saya tumpangi mempunyai 4 deret kursi. Supirnya masih muda. Di deret 1 sampai 3, dipenuhi dengan para mahasiswa yang kenal satu sama lain. Saya sempat bertanya kepada salah satu yang duduk di depan saya apakah mereka mahasiswa di Medan sebab jurusan L-300 itu adalah ke Medan. Oh, ternyata mereka mahasiswa di Tarutung dan ke Medan untuk menghadiri sebuah acara. Si mahasiswa yang saya tanya itu memegang koran Kompas edisi kemarin yang kemudian dia berikan kepada yang lain; mereka membaca secara bergantian. Si mahasiswa kepada siapa saya bertanya sempat membacakan caption Kompas  hl.8 dengan suara lambat dan keras-keras sehingga semua penumpang bisa mendengarkannya dengan jelas: Seorang anggota Milisi Revolusioner Nasional berdiri dengan menenteng senjata pada hari milisi di Caracas, ibukota Venezuela, Selasa (13/4). Presiden Hugo Chavec berpidato menandai delapan tahun dia kembali ke tampuk kekuasaan. Dia meminta anggota milisi untuk meminta apa saja jika suatu saat dia dibunuh oleh musuh-musuh politiknya. Di atas caption ini terdapat gambar seorang nenek bernama Wartinez sedang memegang senjata; dia berseragam tentara dan di dadanya menempel banyak tanda jasa.

Bosan membolak-balik koran sementara yang lain mengobrol, mereka bernyanyi. Setelah bernyanyi, mereka main teka-teki dan menceritakan hal-hal yang lucu. Saya senang sebab sebagian besar yang mereka teka-tekikan dan ceritakan lucu-lucu yang membuat saya ikut tertawa termasuk ibu di samping kanan saya.

Pada waktu saya kecil di Samosir, anak-anak menyukai berteka-teki. Metodenya secara umum adalah seseorang melemparkan teka-teki lalu yang lain menjawab. Kalau tidak bisa menjawab, maka yang tidak bisa menjawab bisa membalas dengan memberikan teka-teki. Kalau mereka tidak bisa saling menjawab, maka kedua belah pihak wajib saling memberikan jawaban.

Di daerah Toba, untuk memulai berteka-teki, orang akan mengatakan: “Huling-huling anca!” Yang lain secara otomatis akan menjawab: “Anca”. (Baca: Acca). Di Simalungun dengan mengatakan: “Hutinta”, lalu yang lain menjawab: “Anta”. (Baca: Atta). Yang menyampaikan “huling-huling anca atau hutinta”, dialah yang melemparkan teka-teki. yang menjawab “anca” atau “anta” yang menjawab.

Misalnya, yang paling sederhana dari huling-huling anca yang agak manipulatif dari segi bahasa dan bisa membuat orang marah kalau tidak punya sense-linguistik yang bagus dalam bahasa Batak adalah:

“Tekku allang!”, kata si pelempar teki-teki.

Orang yang mengerti akan segera menjawab: “Kaccang”.

Orang yang tidak mengerti, bisa marah sebab “tekku allang” secara harafiah berarti: “taikku makan”. “Tekku allang” sebenarnya berasal dari 1. Tek huallang. Tek adalah sebuah bunyi kalau kita membelah kacang. Huallang berarti kumakan. Kalau saya makan kacang maka saya tek-kan dulu (buka dulu kulitnya) lalu saya makan. 2. Tekku allang juga berarti: taikku makan! Hanya saja, karena orang berada dalam situasi berteka-teki, dia harus mencari atau memikirkan jawaban yang cerdas, bukan jawaban yang emosional. Beberapa teka-teki bernada pornografis tetapi jawabannya jelas tidak; itu sebab, si pembuat teka-teka bisa mengatakan, “makanya jangan berpikiran kotor!”

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 150 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
256
1455
1618

-163
This week:
Last week:
Week before last week:
4820
10049
10733

-684

All visits
Since module start 469 359

Artikel Kesehatan