Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Investigasi Trans TV Sebuah Produk Jurnalistik atau Iklan Komersial?

Ada yang aneh dalam siaran investigasi Trans TV, Sabtu (1/5) lalu. Investigasi Trans TV waktu itu menampilkan pembuatan terasi palsu. Liputan investigasi mengenai pembuatan terasi palsu tentu saja sebuah hal menarik, paling tidak buat saya. Hal itu disebabkan karena saya penggemar sambal terasi.

Liputan investigasi itu memaparkan pembuatan terasi palsu yang dicampur bahan-bahan berbahaya oleh salah satu pembuat terasi skala menengah ke bawah atau lebih kerennya industri rumah tangga.

Semula tidak ada yang aneh dalam liputan tersebut. Keanehan baru muncul setalah jeda iklan. Saat jeda iklan itu, setidaknya saya menghitung ada lima kali sebuah produsen besar dan ternama produk terasi mengiklankan produknya. "Ah, itu kan hal yang biasa," kata istri saya menepis keanehan yang saya ungkapkan.

Keanehan semakin menjadi-jadi di akhir liputan investigasi. Di akhir liputan investigasi, dikemukakan tips membedakan terasi palsu dan asli. Anehnya, di saat memaparkan identifikasi terasi asli, muncul gambar pekerja sebuah pabrik produk terasi ternama (yang dalam jeda iklan, sampai lima kali mengiklankan produknya). Bahkan sempat muncul gambar nama produk dari terasinya. Mungkinkah ini sebuah kebetulan? Atau memang sebuah iklan terselubung?

Dari kejadian tersebut, saya jadi bertanya, apakah liputan investigasi Trans TV itu sebuah produk jurnalistik bagi kepentingan publik atau hanya sebuah iklan komersial bagi kepentingan pemilik modal tertentu?

Jika liputan investigasi itu merupakan sebuah iklan produk terasi dari produsen besar dan ternama, alangkah malangnya para pembuat terasi skala menengah ke bawah alias industri rumah tangga. Tentu mereka tidak bisa beriklan di TV seperti yang dilakukan oleh perusahaan produk terasi ternama dan terkemuka tadi.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 120 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
174
1455
1618

-163
This week:
Last week:
Week before last week:
4738
10049
10733

-684

All visits
Since module start 469 276

Artikel Kesehatan