Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Minta Tolong (RCTI)

Minta Tolong (RCTI)
Acara Minta Tolong yang digelar cukup lama oleh RCTI menurut saya acara yang bagus. Acara ini berusaha menguak sampai sejauh mana keikhlasan dan kejujuran masih ada di bumi Indonesia ini. Tetapi meskipun begitu ada beberapa hal yang menurut saya mesti sedikit dibenahi agar acara ini bisa bersaing ketat dengan acara-acara bertema kemanusiaan yang banyak digelar stasiun televisi. Pertama : Penyesuaian tema atau materi. Seringkali materi atau tema yang diujikan kurang masuk akal. Misalnya meminta tolong membeli buku yang jumlahnya dua buah dengan harga yang bagitu tinggi. Atau menjual bunga yang jumlahnya sedikit dengan harga yang sangat mahal. Atau terkadang berteriak-teriak sedikit memaksa di jalanan. Orang yang ingin menolong terkadang juga berfikir rasional. Terkadang mereka juga takut. Jadi tidak menolongnya orang di jalan juga belum tentu bahwa mereka tidak berempati pada sesama. Kedua : acara ini telah dikenal luas. Seringkali target sudah mengetahui keberadaan tim Minta Tolong, sehingga dengan cepat mereka berusaha membantu dengan pamrih.

Sejenak kita akan merenung katika melihat acara ini, Yaaa MINTA TOLNG di RCTI
sangat menusuk lubuk hati yang paling dalam, bahkan ada emosi kesal jika melihat ada beberapa orang yang tidak dapat menyempatkan diri nya untuk menolong sesama.

Kita mungkin dapat memaklumi jika ada seseorang yang tak sempat menolong, disaat kita membutuhkan pertolongan, semua orang punya kesibukan, semua orang punya prioritas dalam kehidupan.

Masih tersentuhkah jiwa kita jika melihat se orang nenek tua renta ingin menyeberang jalan? dan disaat posisi kita berada disebelah nya?? (contoh)
saya pikir semua orang akan membantu nenek itu hingga dia tiba dengan selamat sampai di seberang jalan.

saya pikir tak ada ruginya jika contoh soal seperti diatas, tak ada materi yang di korbankan.!
lain hal nya jika sebuah pertolongan untuk mengeluarkan sejumlah uang yang cukup besar (pikir-pikir dulu).

Apa yang saya tabur itulah yang akan di tuai, hukum alam akan berjalan dalam kehidupan ini, filosofi itu masih sangat masuk logika alam berpikir kita, tapi bukan mengarahkan kita menerima IMBALAN saat memberikan pertolongan kepada sesama.
acara ini bagaikan suatu shok terapy bagi kita agar tak pamrih saat memberikan pertolongan

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 119 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
170
1455
1618

-163
This week:
Last week:
Week before last week:
4734
10049
10733

-684

All visits
Since module start 469 272

Artikel Kesehatan