Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Saatnya Perhiasan Indonesia Unjuk Gigi

BERTEPATAN dengan momen pelaksanaan KTT Asean yang dihelat di Indonesia dimanfaatkan penyelenggara untuk mengadakan “Asean Jewellery Expo 2011” yang dihelat di Kartika Expo Centre pada 5-8 Mei 2011.

Sebagai negara yang kaya akan potensi sumber daya alam nan luar biasa, Indonesia memang pantas unjuk gigi pada dunia luar. Melalui pameran bertajuk “ASEAN Jewellery Expo 2011”, berbagai kekayaan indah hasil kreasi anak bangsa pun siap dipamerkan. Pameran perhiasan ini merupakan kegiatan pameran perhiasan internasional yang sangat penting perannya dalam upaya mengembangkan investasi industri dan perdagangan perhiasan, serta pembukaan lapangan kerja di Indonesia. Karenanya, pameran ini pun ditujukan untuk mempromosikan dan mengembangkan produk-produk kreatif perhiasan dengan desain dan teknologi masa kini dalam industri perhiasan dan industri pendukungnya di Tanah Air sekaligus sebagai sarana bagi pengusaha kecil, menengah, dan besar guna memperkenalkan produk dan desain yang akan dapat meningkatkan pangsa pasar dan angka penjualan perhiasan di Tanah Air di mana konsumen bisa mendapatkan produk-produk perhiasan dengan harga yang bersaing.

Dari sisi para pengrajin lokal, keberadaan pameran ini diharapkan dapat memberikan mereka wawasan produksi tentang teknologi terbaru dan desain terkini. Sedangkan tujuan secara lebih luas, tentunya perhelatan ini dapat meningkatkan kerja sama ekonomi perdagangan sesama anggota ASEAN di bidang perhiasan kreatif serta mempererat hubungan multilateral negara-negara ASEAN.

"Ini adalah wujud partisipasi masyarakat untuk memberikan dukungan kepemimpinan Indonesia sebagai pemimpin ASEAN, khususnya kepemimpinan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang leadership-nya sudah diakui dunia luar. Saya sebagai masyarakat hanya berpartisipasi. Dan kami melihat momennya sangat pas. Kebetulan kita memang sedang kedatangan tamu dari luar karena menjadi tuan rumah dari KTT ASEAN. Jadi, ini adalah momen yang pas untuk ujuk gigi potensi Tanah Air," ujar Lolita Zusye selaku ketua penyelenggara.

Senada dengan Lola, Djauhari Oratmangun selaku Dirjen ASEAN dari Kementerian Luar Negeri mengatakan, momen ini adalah langkah pertama untuk mengenalkan “jewellery” pada masyarakat regional dan juga internasional.

Sebelumnya, momen ini bernama “Indonesia Jewellery Fair” dan telah berlangsung sejak 16 tahun lalu. "Kami lebih sering mengadakan di Surabaya dan untuk di Jakarta ini adalah yang keempat kalinya," imbuh Lola.

Bedanya, saat ini pameran berkelas internasional ini membubuhkan label ASEAN sebagai nama perhelatan di mana bertepatan Indonesia sebagai tuan rumah ASEAN.

"Tentu ini adalah sebuah kebanggaan. Selain bisa dilihat langsung para tamu peserta ASEAN, ajang ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya industri kreatif Indonesia, khususnya batu dan permata agar bisa bersaing di kancah internasional serta dapat menaikkan harkat dan martabat bangsa di mata dunia," tutup Lola.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 110 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
88
1455
1618

-163
This week:
Last week:
Week before last week:
4652
10049
10733

-684

All visits
Since module start 469 191

Artikel Kesehatan