Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Merawat Jam Tangan sendiri

JAM tangan selama ini selalu dianggap sebagai penunjuk waktu saja. Kini, jam tangan telah menjadi sebuah ‘prestige’ tersendiri, yang mampu menceritakan tingkat kelas sang pengguna.

Untuk itu, diperlukan waktu dan ketelatenan khusus merawat jam tangan agar tetap dapat diandalkan hingga beberapa tahun mendatang.

“Untuk jam tangan dari bahan ceramic (batu-batuan alami), usahakan jangan sampai jatuh. Sehingga perlu kehati-hatian saat mengenakannya. Karena kalau sudah jatuh, jam tangan tidak dapat digunakan kembali. Berbeda jika salah satu bagiannya hanya terbentur dan retak, kemungkinan batu yang retak tadi masih bisa diganti jika toko tempat Anda membeli jam tangan tersebut memiliki cadangannya,” kata Steven Cheng, Vice-President Asia-Pacific Region Teiwe Watch International.

Steven pun tak sungkan membeberkan tip merawat jam tangan kulit dan jam tangan bahan karet.

“Seringkali pengguna jam tangan kulit mengaku gatal saat berkeringat, karena memang jam tangan kulit ada yang menggunakan bahan kulit hewan asli. Saran saya agar jam tangan dapat bertahan lebih lama sebaiknya bersihkan dengan lap bersih yang kering secara perlahan-lahan usai digunakan. Masukkan ke dalam kotaknya lagi, dan kalau perlu, letakkan beberapa silica gel agar tidak lembap," imbuhnya.

"Sedangkan untuk jam tangan karet, sebaiknya jangan menggunakannya terlalu kencang. Mengapa? Karena saat kita berkeringat kulit tangan yang menempel jam tangan karet terlalu kencang akan terasa tidak nyaman, gatal bahkan mengiritasi kulit saat kita tidak menyiapkan rongga khusus untuk sirkulasi udara,” tutupnya.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 126 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
1059
1618
1491

+127
This week:
Last week:
Week before last week:
4168
10049
10733

-684

All visits
Since module start 468 707

Artikel Kesehatan