Rabu, Mei 23, 2012
   
Text Size

Memilih Kaos Nyaman

Beberapa waktu yang lalu saya pergi ke toko pen jual kaos oblong untuk membeli sebuah kaos oblong dengan harga murah. Mengapa saya pilih kaos oblong murah dari pen jual kaus? Karena kalo “kemeja” stok dalam negeri masih bisa dibilang cukup dan persedian masih banyak. Beda halnya dengan aneka kaos, kaos murah yang saat ini saya punya adalah kaos- kaos oblong dari pen jual kaos oblong jaman ga enak. Mulai dari sejak kelas 3 SMP sampai dengan 2 SMA itupun udah banyak yang sempit karena badan saya makin subur dan makin gembur dari hari-kehari. Untuk kelas 3 SMA sudah gak dibelikan aneka kaos lagi ganti pada kemeja-kemeja. Keinginan dan kerinduan saya memakai kaos oblong murah dari pen jual kaus lagi adalah agar tampak kayak ABG pada umumnya. Soalnya udah banyak yang memanggil saya pak pek pok (maksudnya pak/bapak) karena seringnya pake kemeja dan berdandan rapi ala bapak-bapak. Istri aja juga belom punya sudah dipanggil pak…pak segala.

Nah pada waktu itu saya berangkat kalo ga salah pada pukul 18.00 setelah sholat magrib yang jelas. Pergi sendiri tanpa ditemani anak istri jadi bisa bebas pergi kemana saja dan memilih kaos murah yang mana saja. Setelah sampai di Matahari Dept. Store saya dihadapkan pada pilihan yang sulit. Harga baju yang bisa saya katakan sangat-sangat murah dengan kualitas yang bisa dikatakan lebih baik daripada di pasar. Berapa harganya cah ?? mulai Rp. 40.000 - Rp. 80.000 dan masih di diskon 20%-50% . Harga tersebut adalah harga mayoritas kaos. Dari rumah emang niatnya beli 1 kaos saja, tapi disana karena tahu harga kaosnya murah meriah dan modelnya lumayan-lumayan akhirnya bingung, saya ambil 5 buah kaos dan saya coba 1 per 1 di Kamar Pas. Weleh ternyata ga ada yang cocok markocok. Saya kembalikan saja kaos-kaos tadi ke tempat masing-masing, tapi karena lupa tempat asal kaos tadi, saya naruh kaos-kaos tadi asal-asalan saja, yang penting saya kembalikan dan tidak saya curi aja. Lalu tiba-tiba ada kaos biru dan kuning yang bikin hati ini jatuh cinta. Langsung saya hampiri saja tempat kaos tersebut. Setelah saya ngaca dan coba-coba kaos tadi, ternyata saya sangat poll gantengnya pas banget kaosnya dan sesuai dengan selera saya.

Setelah kaos murah tadi dicuci dan kemaren saya pakai, ternyata banyak orang yang bilang saya cocok pake kaos itu dan tampak ganteng juga kok (kata beberapa anggota keluarga + Tetangga). Banyak hikmah yang bisa saya petik dari pembelian kaos tersebut. Ini dia hikmahnya .

  1. Terkadang apa yang jadi pendapat kita, ga selalu benar. Pendapat mayoritas oranglah yang perlu kita perhatikan.
  2. Ga perlu beli yang mahal, tapi belilah yang sesuai dengan kebutuhan kita. Yang murah ga mesti murahan dan yang mahal ga pasti selalu bisa memenuhi kebutahan kita.
  3. Terkadang manusia pada umumnya (saya pada khususnya) kurang mensyukuri apa yang sudah mereka miliki, mereka lebih sering berkeluh kesah daripada bersyukur dan memanfaatkan apa yang sudah dimilikinya. Padahal Tuhan jauh lebih tahu yang mereka (manusia) butuhkan daripada seorang manusia itu sendiri.

Jangan buang-buang waktu di mall hanya untuk pilih-pilih kaos. Mungkin cukup sekian dulu postingan hari ini.

Semoga sharing pengalaman diatas bermanfaat bagi kamu. Sukses selalu !

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 130 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
941
1618
1491

+127
This week:
Last week:
Week before last week:
4050
10049
10733

-684

All visits
Since module start 468 589

Artikel Kesehatan