Selasa, Mei 22, 2012
   
Text Size

Memilih Baju Pesta untuk Anak Perempuan

Anak-anak pun perlu baju pesta! Pilihan utama: dress atau gaun. Berikut panduan fashion untuk Bunda yang ingin mendandani balita perempuannya dengan gaun pesta yang cantik dan tetap tampil sebagai anak-anak.

Ketika Anda berencana membawa serta balita perempuan Anda ke sebuah pesta, pertimbangan Anda untuk busana pesta anak tentu tak hanya cantik, melainkan juga nyaman. Pertanyaan yang muncul di benak Bunda pastilah, "Apa saja yang harus dipertimbangkan saat memilih busana pesta untuk balita?".

Berikut beberapa tips memilih busana pesta atau dress untuk balita perempuan, menurut Shantica Warman, Merchandising Director Bubble Girl:

Nyaman. Berbeda dari baju pesta orang dewasa, sebutlah Ibu atau Ayah, kenyamanan busana pesta mungkin bukan nomor satu, tetapi penampilan adalah nomor satu. Sebaliknya untuk balita, kenyamanan adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan. Ketika balita tidak nyaman dengan pakaiannya, mungkin saja di awal ia excited, tetapi ketika rasa lelah dan kantuk menyerang, balita akan jadi rewel. Tentu ini akan menyulitkan Ibu dan Ayah. Apalagi Anda sedang mengenakan pakaian pesta yang belum tentu nyaman menggendong balita. Jika balita Anda sudah tidak suka dan tidak nyaman sejak awal menggunakan pakaian tersebut, jangan paksakan.

Katun. Katun adalah jenis kain yang paling tepat untuk busana anak, karena dapat menyerap keringat. Untuk busana pesta, walaupun bagian luar menggunakan bahan bahan sintetis, seperti organdi atau chiffon, namun lapisan dalam harus tetap menggunakan bahan katun.

Warna dan potongan. Warna yang paling tepat untuk anak-anak adalah warna-warna cerah dan lembut, tapi anak pun boleh saja menggunakan warna yang lebih tua dan berani, asalkan potongan dan modelnya tetap anak-anak. Kedua faktor ini, warna dan potongan, harus diseimbangkan. Misalnya, anak masih boleh menggunakan warna ungu tua, hitam, hijau tua, dan sebagainya namun dengan model seperti rok balon, baby doll, atau gaun dengan potongan pinggang.

Kerut dan renda. Kerut atau rimpel dan renda boleh digunakan asalkan hanya berupa hiasan di bagian luar busana dan tidak bersentuhan langsung dengan kulit balita. Renda dan lipit-lipit yang terlalu banyak akan membuat kulit balita gatal jika bersentuhan dengan kulit, sehingga balita tidak akan nyaman.

Tetap innocent. Sesuai dengan perkembangan tren mode sekarang, tak jarang pula balita ingin berbusana seperti orang dewasa. Bagaimana pun anak-anak adalah peniru, terutama gaya sang Bunda. Menurut Shantica hal ini tak perlu jadi masalah, asalkan tetap sesuai dengan jiwa anak-anak, yaitu innocent atau polos. Tren mode pakaian dewasa bisa diaplikasikan untuk anak-anak dengan menggunakan warna, motif dan model yang sesuai. "Misalnya, kalau ibunya pakai legging dan baju polkadot (bulat-bulat) hitam putih, anak bisa memakai legging dengan warna pink dan atasan baby doll bunga-bunga warna soft pink," kata Shantica.

Aksesoris. Untuk aksesoris lebih baik menggunakan yang berbahan plastik yang dipoles sehingga tidak ada bagian tajam dan proses pemolesan akan membuat material aksesoris terlihat berkilau. Jika ingin menggunakan payet, gunakan yang berbahan resin. Hindari asesoris yang terlalu besar berupa chunky atau manik-manik dalam potongan besar, dan yang terlalu gemerlap, misalnya material yang mirip berlian Swarovsky. Selain karena asesoris tersebut tidak menonjolkan sisi innocent anak-anak, materi itu juga biasanya bersiku sehingga tajam dan kurang bersahabat untuk kulit balita.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda pun bisa mendandani balita perempuan Anda dengan fashion yang lebih cantik, namun tetap nyaman dipakai!


Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 158 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
1390
1491
1339

+152
This week:
Last week:
Week before last week:
2881
10049
10733

-684

All visits
Since module start 467 420

Artikel Kesehatan