Selasa, Mei 22, 2012
   
Text Size

Hakikat Usaha Koperasi

Pemahaman dan persamaan persepsi tentang hakikat usaha koperasi menjadi sangat penting bagi pengurus. Dengan memahami hakikat usaha koperasi, maka koperasi akan melakukan fungsi usaha yang berorientasi pada kebutuhan anggota. Hanya dengan cara inilah anggota merasa memiliki dan mendukung koperasi, dan sekaligus menyiapkan koperasi menghadapi masa depannya. Kuncinya ada di anggota. Anggotalah yang menentukan usaha koperasi. Karena anggota adalah pemilik sekaligus pengguna pelayanan koperasi.

Contoh Kasus

Kasus 1

Pada awalnya, Koperasi Karyawan Institut SANDOLAPA bergerak dalam usaha Waserda (Warung Serba Ada) yang menyediakan Sembako (Sembilan Bahan Pokok), barang-barang elektronik, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kemudian, usahanya ditambah jasa foto copy, penerbitan, dan percetakan. Ternyata, usaha yang terakhir ini tidak dimanfaatkan oleh anggotanya secara optimal. Kalaupun ada, jumlahnya sangat kecil.
Bahan diskusi:

  • Bagaimana tanggapan Anda tentang beragamnya usaha yang dijalankan oleh koperasi tersebut?
  • Langkah apa yang akan dilakukan, bila Anda pengurus koperasi tersebut?


Kasus 2

Koperasi “Sumber Rejeki” kerap mendapat penghargaan sebagai “koperasi teladan”. SHU-nya dari waktu ke waktu semakin membesar. Peningkatan jumlah SHU ini diperoleh dari usaha jasa wartel dan penyewaan alat-alat pesta. Padahal, sebagian besar anggota tidak membutuhkan jasa wartel dan alat-alat pesta. Mayoritas anggota justru membutuhkan usaha penggilingan padi dan Waserda.
Bahan diskusi:

  • Bagaimana tanggapan Anda tentang usaha koperasi seperti itu, di mana usaha koperasinya tidak memiliki kaitan dengan kebutuhan mayoritas anggota?
  • Langkah apa yang akan dilakukan, bila Anda pengurus koperasi tersebut?


Kasus 3


Koperasi “Agape” adalah koperasi yang bergerak dalam usaha pengiriman barang. Usaha ini dipilih, karena semua anggota membutuhkannya. Sampai sekarang, pengurus belum mencoba untuk membuka usaha baru. Pada rapat anggota tahun lalu, beberapa anggota menginginkan usaha simpan pinjam. Akan tetapi, pengurus belum dapat merealisasikannya.
Bahan diskusi:

  • Bagaimana tanggapan Anda tentang usaha koperasi seperti itu, di mana pengurusnya teguh pendirian untuk menjalankan usaha yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan ekonomi anggotanya?
  • Langkah apa yang akan dilakukan, bila Anda pengurus koperasi tersebut?


Tujuan anggota bekerjasama melalui koperasi adalah untuk meningkatkan efisiensi ekonomi. Koperasi adalah badan usaha yang anggotanya memiliki kepentingan ekonomi atau usaha yang sama dengan koperasinya. Anggota adalah pemilik juga sekaligus yang memanfaatkan pelayanan koperasi.

Prinsip koperasi adalah landasan dan rujukan sebuah koperasi untuk menjalankan usahanya.

Artikel Peluang Usaha

Pengunjung Online

Ada 129 tamu online

Data Pengunjung

Visits [+/-]
Today:
Yesterday:
Day before yesterday:
1120
1491
1339

+152
This week:
Last week:
Week before last week:
2611
10049
10733

-684

All visits
Since module start 467 149

Artikel Kesehatan