Asuransi
Bangkitnya Asuransi Syariah dan Dampak Deregulasi Pemerintah
Bangkitnya Asuransi Syariah dan Dampak Deregulasi Pemerintah
Industri asuransi syariah dalam tahun-tahun terakhir ini pertumbuhannya cukup menakjubkan. Jika industri asuransi konvensional tumbuh rata-rata antara 20 - 25 persen, maka asuransi syariah mencapai 40 persen. Asuransi syariah pun terbukti tahan banting dari krisis moneter.
Di Indonesia, asuransi syariah sebenarnya masih baru. Industri ini mulai dikenal pada akhir 1994, dimotori oleh Takaful Indonesia, dengan beroperasinya PT Asuransi Takaful Keluarga (asuransi jiwa) dan PT Asuransi Takaful Umum (asuransi kerugian). Pada 2001, lahir Asuransi Mubarokah dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lainnya. Jadi, bisa dikatakan keberadaan asuransi syariah baru seumur jagung, tidak setua masuknya Islam di Indonesia. Karena itu, bila dibandingkan dengan industri asuransi konvensional, memang terasa masih jauh.
Dewasa ini pemasukan asuransi konvensional sudah mencapai Rp 23 triliun, sedangkan asuransi syariah pada 2001 baru mencapai 0,6 persen dari total pendapatan asuransi nasional. Pada 2003 meningkat menjadi satu persen. Bila melihat jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 200 juta jiwa, dengan sekitar 85 persen di antaranya umat Islam, sebetulnya market asuransi syariah sangat potensial.
Peluang untuk meraih pangsa pasar itu cukup terbuka lebar. Dari dulu, beberapa ormas Islam mengharamkan masuk asuransi jiwa, terutama karena adanya unsur ketidakjelasan (gharar), judi (maisir) dan bunga (riba). Memang ada juga ormas Islam yang lebih toleran menerima asuransi konvensional, tetapi pradigma kini sudah berubah, terlebih setelah adanya alternatif yaitu asuransi syariah.
Munculnya asuransi syariah memberikan alternatif baru bagi umat Islam di Indonesia dan dunia. Ketiga faktor di atas (gharar, maisir, dan riba) yang meragukan umat Islam, insya Allah telah tereliminasi dengan sistem syariah, walaupun fungsi asuransinya sama. Dana asuransi syariah juga tidak diinvestasikan ke bank konvensional, melainkan ditempatkan di bank-bank syariah. Dengan begitu, tidak ada lagi unsur riba, tapi dengan prinsip bagi hasil atau mudharabah.
Memang salah satu perbedaan yang sangat prinsip dari sistem asuransi konvensional yang umumnya menggunakan dan mendasarkan pada sistem ekonomi kapitalis dengan sistem ekonomi syariah adalah pada pola bagi hasilnya. Bila sistem konvensional menggunakan komponen bunga, maka dalam sistem syariah ada sistem bagi hasil yang disebut mudharabah. Bila perusahaan mengalami keuntungan, maka keuntungan akan dinikmati bersama. Begitu pula kalau rugi, maka akan ditanggung bersama. Walaupun dalam sistem skema tertentu, kerugian ini bisa hanya ditanggung pihak perusahaan saja.
Ketika terjadi krisis moneter, industri perbankan (konvensional) terkena negative spread. Hal ini terjadi akibat kelemahan dari konsep riba (bunga). Bila ada untung bisa akan besar sekali akan tetapi bila rugi, akan mengakibatkan kehancuran bagi industrinya. Ketangguhan perbankan syariah dalam krisis moneter berpengaruh juga pada perkembangan asuransi syariah. Hal inilah yang mengakibatkan industri asuransi syariah belakangan ini menunjukkan gejala booming.
Pertumbuhan asuransi syariah semakin cepat seiring dengan kebijakan pemerintah yang memanfaatkan asuransi syariah untuk meng-cover asuransi haji. Pelaksanaannya melalui konsorsium perusahaan-perusahaan asuransi syariah, yang terdiri dari Takaful Indonesia, Bumi Putera Syariah, MAA Syariah, Great Eastern dan Tripakarta Syariah, dengan Bumi Putera Syariah menjadi leader, karena memiliki pangsa pasar terbesar di Indonesia.
Pola asuransi
Jenis asuransi dalam sistem syariah tidak berbeda dengan yang ada di konvensional. Ada asuransi jiwa, ada juga asuransi kerugian. Perbedaannya, perusahaan asuransi syariah menginvestasikan dana premi nasabah ke bank syariah atau sektor lain yang sesuai dengan syariah Islam atau sektor yang halal.
Perbedaan yang lain, dalam praktik asuransi konvensional, bila nasabah membeli polis asuransi, misalnya asuransi mobil, kemudian tidak terjadi klaim dalam periode tersebut, maka akan menjadi keuntungan perusahaan asuransi. Artinya uang nasabah akan hangus. Sedangkan di asuransi syariah tidak begitu. Bila tidak terjadi klaim, maka akan ada bagi hasil.
Diproyeksikan, dalam lima tahun ke depan, pangsa pasar industri asuransi syariah akan melonjak hingga 10 persen. Gejala ini terlihat dari munculnya cabang-cabang syariah dari perusahaan-perusahaan asuransi konvensional, seperti Bumuputera, Jasindo, ACA, Tripakarta, MAA, Great Eastern dan yang lainnya. Ini merupakan lonjakan yang cukup signifikan.
Bayangkan bila seluruh perusahaan asuransi konvensional yang telah memiliki jaringan di seluruh Indonesia dapat melayani dengan prinsip syariah, betapa besarnya pangsa pasar yang akan dilayani. Industri asuransi sudah mulai mengantisipasi adanya permintaan pasar kelompok muslim anti-riba untuk masuk ke asuransi syariah, sehingga market-nya akan luar biasa besar. Apalagi sejak keluarnya fatwa dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia mengenai haramnya bunga bank.
Tahan banting
Betapa kuat dan tahan bantingnya perbankan dan perusahaan asuransi yang berlandaskan syariah. Ketika krisis moneter, banyak bank konvensional baik bermodal besar dan kecil mengalami negative spread sehingga perusahaan tersebut harus tutup. Pemerintah pun turun tangan dengan mengucurkan BLBI berjumlah ratusan triliun. Pada waktu yang bersamaan, Bank Muamalat Indonesia yang modalnya relatif kecil, malah mengalami kemajuan.
Melihat kondisi tersebut muncul wacana bahwa bank-bank maupun asuransi konvensional yang telah beroperasi di Indonesia perlu mengganti sistemnya, dengan sistem syariah. Nasabah akan lebih terjamin keuntungannya sehingga pemegang sahampun akan memperoleh keuntungan yang baik.
Adanya perubahan sistem dari konvensional ke sistem syariah sebenarnya bukanlah menjadi masalah atau hambatan. Hanya saja, timbul imej atau ketakutan akan terjadi Islamisasi. Padahal konsep syariah ini sebenarnya terbuka bukan saja untuk masyarakat muslim, tetapi bisa untuk nonmuslim seluruh dunia. Prinsip ini terbuka, sama halnya dengan sistem kapitalisme yang dewasa ini dianut penduduk dunia, termasuk mereka yang beragama Islam.
Masalah syariah adalah masalah sosial, bukan ideologi. Jadi seluruh penduduk dunia sebenarnya bisa menggunakannya. Nonmuslim yang ingin merealisaikan ekonomi syariah, tidak perlu masuk Islam. Jadi sistem ekonomi islam terbuka untuk seluruh umat manusia.
Salah satu alasan, mengapa para investor nonmuslim mendirikan lembaga keuangan dengan sistem syariah termasuk asuransi, karena melihat tidak ada faktor ideologi di situ. Sebaliknya, sistem ini netral, win-win solution, untung bersama, rugi juga bersama.
Dewasa ini di seluruh dunia sudah ada lebih kurang 45 asuransi syariah. Mulai Malaysia, Luxemburg, Singapura, Swis, Brunai, Arab Saudi, termasuk di Amerika. Itulah sebabnya mengapa Asean Takaful Group, kini berubah menjadi Asian Takaful Group, asosiasi perusahaan asuransi syariah di kawasan Asia.
Deregulasi pemerintah
Bagi perusahan asuransi syariah yang tidak terlalu besar, dikeluarkannya SK Menteri Keuangan di antaranya berisi ketentuan fit and proper test dan ketentuan RBC, memang sedikit berat. Sebagai contoh Takaful Indonesia harus menambah modal lagi sebesar Rp 100 miliar. Kenyataannya memang di Indonesia perusahaan asuransi sangat banyak sekali jumlahnya. Hampir lebih kurang 170 perusahaan asuransi.
Ada yang berpemikiran, idealnya di Indonesia cukup 50 perusahaan saja. Yang kecil dianjurkan untuk merger saja, sehingga perusahaan asuransi yang ada di Indonesia ada dalam skala besar, dan akan lebih fokus dalam memelihara nasabah. Khusus untuk asuransi syariah idealnya juga proposional dengan jumlah penduduk Indonesia yang 85 persen adalah muslim. Bank bisa merger, mengapa asuransi tidak? yudi setiawan (branch manager pt asuransi takaful keluarga bandung)
Artikel Peluang Usaha
- Berbisnis Sandal Hotel
- Melihat Peluang Bisnis “Keripik Tempe”
- Ide Bisnis Rumahan yang Sukses dan Tepat
- Berbisnis Pakaian Muslim
- Mengenal Bisnis
- Menu Masakan Untuk Rumah Makan
- Mengatur MLM dengan APLI
- Modal Utama Membuka Toko Komputer
- Berbisnis Di Bulan Ramadhan
- Membuka Usaha Hanya Bermodal Dengkul, Kenapa Tidak
- Prospek Bisnis Baju Muslim
- Tips Mengembangkan Bisnis
- Usaha Emping Garut Sehat Dan Menguntungkan
- Prospek Bisnis Budidaya Gurame
- Bisnis Omprengan Untuk Antar Jemput Karyawan
- Untung Besar Berbisnis Cabai
- Tips Stereofoam Menjadi Peluang Usaha Yg Menjanjikan
- Menikmati Bisnis Es Krim
- Menjadi Distributor Pulsa Elektrik
- Tips Menjalankan Peluang Usaha Waralaba Modal Kecil
- Kuliner dan Fashion, Bisnis Wanita yang Menjanjikan
- Untung Besar Dengan Parcel Lebaran
- Bisnis service handphone
- Melihat Peluang Bisnis Event Organizer di Indonesia
- Menjalani Bisnis Gas Melon
- Gurih Dan Renyahnya Bisnis Gorengan
- Berbisnis Air Galon
- Trik Memulai Usaha
- Peluang Usaha Dengan Mie Labu
- Bisnis Kerupuk Mudah Dan Menguntungkan
- Usaha Lapangan Futsal
- Tips Memilih Bisnis Rumahan
- Peluang Bisnis Supplier Sayuran Organik
- Keberhasilan Franchise Coffee
- Budi Daya Ikan Lele
- 10 Tips Memulai dan Menjalankan Bisnis Kecil
- Menyiapkan Rencana & Struktur Bisnis
- Rahasia Agar Produk Kita Disukai Banyak Orang
- Membuat usaha kue
- Sayuran Kalengan Bisa Menjadi Peluang Usaha
- Peluang Usaha Bisnis Minuman
- Peluang Usaha Jeli Cup Di Rumah
- Peluang Bisnis: Aksesoris Unik HP
- Usaha dan Bisnis
- Bisnis Rent Car di Jakarta
- Tips Menentukan Harga Rental Mobil
- Pengusaha Kecil dan Kredit Usaha
- Peluang Bisnis Jual Beli Properti
- Peluang Usaha Buat Kamu
- Tips Bangun Usaha di Rumah
- Yuk Mulai Usaha!!
- Bisnis Catering
- Kegagalan Bukan Akhir Dari Segalanya
- Peluang Membuka Counter
- Merawat Karpet
- Jual Beli Mata Uang Dan Menjual Mata Uang Dengan Tenggang Waktu
- Membuka Usaha
- Berbisnis dengan Orang Jepang
- Langkah Menuju Sukses
- Trik Bisnis Anti Bangkrut
Pengunjung Online
Data Pengunjung
| Visits | [+/-] | |
| Today: Yesterday: Day before yesterday: | 1220 1404 1395 | +9 |
| This week: Last week: Week before last week: | 8471 10733 10999 | -266 |
All visits | ||
| Since module start | 462 961 | |
Artikel Kesehatan
- Panduan Fitness Untuk Pemula
- Manfaat fitnes
- Perawatan Mata Minus
- manfaat bersetubuh
- Senam Aerobik Dan Fungsinya Untuk Kesehatan
- Cara Pola Hidup Sehat jasmani Dan Rohani
- Mencegah Keputihan Dengan Pola Makan Yang Benar
- Kandungan Protein dalam Sayuran
- Gerakan Yoga Yang Baik Untuk Wanita
- Melihat Softlens Dan Akibat Buruk Untuk Kesehatan
- Cara Duduk Yang Baik
- Tips Terbaik Konsumsi Minyak Ikan Secara Bijak
- Kebersihan Lingkungan Rumah Perlu Di Jaga
- Desain Rumah Minimalis Cantik Dan Sehat
- Hindari Asam Lambung Berlebih
- Keunggulan Teh dibanding Air Putih
- Khasiat durian untuk kecantikanInilah 5 Manfaat Orgasme Bagi Wanita
- Olah Raga Bersepeda
- Tips Olahraga Efektif, Murah dan Meriah
- Manfaat Lintah untuk Bidang Kesehatan
- Makanan dan Minuman Sehat Untuk Jantung
- Hati-hati Meminum Air Minum Isi Ulang
- Lima Ciri Lingkungan Kerja Tidak Sehat
- Kurangi Asupan Kopi Anda!
- Ingin Memperpanjang Usia? Makan Makanan Berserat
- Bergaya Hidup Sehat, Part-time Vegetarian Solusinya
- Tips Memilih Tempat Makan Sehat
- 7 Cara Mencapai Umur 100 Tahun
- 10 Kualitas dari Lingkungan Kerja yang Positif
- Ini Cara Mudah Mengetahui Tubuh Kita Sehat
- Tips-Tips Cara Menghilangkan Kebiasaan Merokok
- Gaya Hidup Perawatan Spa
- Makanan Sehat Mencegah Aneka Penyakit
- Tips Sehat Ala Orang Perancis
- Cara Menyenangkan Menurunkan Berat Badan
- Sehat Berbonus Langsing Ala Detox
- Gerakan Yoga Pembangkit Suasana Hati
- Manfaat Dari Minuman Sehat
- Gaya Hidup Sehat Tuk Hilangkan Jerawat Membandel
- KHASIAT KUMIS KUCING
- Minder Dengan Kualitas & Kuantitas Sperma Anda ??
- Terlalu Banyak Olahraga Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita ???
- Tips Menjaga Kebersihan Tubuh Bayi Baru Lahir
- Sehatkan tubuh dan Fikiran dalam 1 Menit
- Pola Makan Sehat
- Rawatlah Kaki Anda Jangan Rusak Karena Stiletto
- Tahukah Kamu? Cabai Mempercepat Metabolisme
- Tips Memilih Pusat Kebugaran
- Alasan Tidak Mengkonsumsi Softdrink
- Bahaya Datang Dari Makanan & Minuman Ini
- Manfaat Berhenti Merokok
- Budayakan Minuman Sehat
- 6 Kesalahan Ketika Berlari
- Hindari minuman Beralkohol
- Ayunkan Tangan Sejenak
- Olah Raga Bersepeda Yuk!
- Sehat,, Mencegah Pilek
- Satukan Tubuh Pikiran dan Jiwa ( Yoga)
- Segelas Teh Bisa Atasi Dampak Buruk Makanan Cepat Saji
- Mau Seksi Sekaligus Bugar ?
- Mencuci Tangan Yang Baik
- Latihan Water Aerobics Untuk Ibu Hamil
- Rahasia GYM Sukses
- Hindari Stress Agar ASI Tetap OK
- Memeriksa Kesehatan, Pentingkah?
- Efektif Turunkan Berat Badan dengan Rumput Laut
- Sehat Dalam Mengolah Sayuran
- Pemicu Sering Terkecohnya Rasa Lapar
- Menikmati Untung Dari Legitnya Coklat
- Cara yang Paling Efektif untuk Menghentikan Pemanasan Global
- Sembilan Makanan Sehat untuk Diabetes
- Gaya Hidup Sehat??
- Produk Susu Tekan Terkena Diabetes












